Headlines News :

Unik! Lumpur Lapindo Jadi Baterai


baterailumpur0812Tim mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) berhasil menciptakan baterai berbahan baku lumpur Lapindo. Hasil rekayasa tersebut juga sempat membuat tiga mahasiswa Unnes yakni kata Aji Christian Bani Adam dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Umarudin dari FMIPA, Oki Prisnawan Dani dari Fakultas Ekonomi, dan Yoga Pratama dari Fakultas Ilmu Keolahragaan berhasil menyabet gelar juara II pada Kompetisi Technopreneurship 2012 yang diselenggarakan Kementerian Riset dan Teknologi di Banten beberapa waktu lalu.

Aji memaparkan, mereka menciptakan baterai ini bermula ketika rasa keprihatinannya terhadap semburan lumpur Lapindo di Sidoarjo yang terjadi sejak 2006. Hingga kini, semburan tak kunjung berhenti. "Warga di sana memanfaatkannya sebagai genteng, batu bata, dan lainnya. Dari sana kemudian kami teliti kandungan yang ada di dalam lumpur," kata Aji.

Dari penelitian tersebut, lumpur panas tersebut memiliki kandungan kadar garam sangat tinggi yakni mencapai 40 persen dan berbagai jenis logam. "Kemudian kami terus melakukan penelitian. Kami sudah melakukannya sejak tujuh bulan lalu hingga sekarang dikembangkan menjadi baterai kering," papar Aji.

Baterai dari lumpur panas tersebut kemudian mereka beri nama "LUSI CELL" yang berarti dari kepanjangan Lumpur Sidoarjo. Dia menuturkan pembuatan baterai dari lumpur melewati sejumlah proses. Secara keseluruhan memang masih menggunakan metode manual. "Kami memanfaatkan selongsong baterai bekas yang sudah tidak terpakai, lalu diisi dengan lumpur tersebut. Sebelumnya, lumpur diekstrasi terlebih dulu. Kandungan logam di dalamnya seperti mangaan, merkuri, dan sejumlah zat lainnya. Setelah dicampur bahan kimia yang dibutuhkan lalu dijadikan cell kering," katanya.

Untuk membuat satu buah baterai, lanjut dia, cukup cepat.  Hanya dibutuhkan waktu sekira 15 menit. Baterai yang sudah jadi memiliki daya 1,5 volt. "Baterai yang sudah kami buat ini dijual seharga Rp3.000 per buah. Namun kalau ada yang membeli empat baterai sekaligus, diberikan harga khusus Rp10 ribu," tukasnya.

Dari hasil penjualan, sambung Aji, tiap paketnya didonasikan 1 kg beras untuk disumbangkan kepada warga yang menjadi korban semburan lumpur tersebut.


Perbedaan Tips Orang Sukses dan Gagal


Orang sukses hanya butuh satu alasan untuk bisa sukses, yakni tidak ada alasan. Sedangkan orang gagal selalu mencari banyak alasan untuk membenarkan kegagalannya.

Ukuran sukses itu apa..? apakah dari banyaknya harta? apakah dari banyaknya relasi? apakah dari menterengnya jabatan..?

saya katakan ” iya bisa jadi”. Jika saja dengan banyaknya harta itu dia bisa berbuat untuk lebih baik, bisa jadi dengan relasi yang banyak itu dia bisa menyebarkan kebaikan sebanyaknya-banyaknya tidak hanya untuk dirinya dan keluarganya sendiri tapi juga untuk orang lain.

Sukses memang selalu identik dengan kaya, namun tidak hanya berhenti di kekayaan saja. Kaya yang bisa memanfaatkan untuk mengayakan orang lain. Orang kaya yang merasa masih kurang dan haus akan harta belum disebut sebagai orang sukses, orang kaya yang punya harta melimpah tujuh turunan, tapi dia tidak bisa tidur dengan tenang karena memikirkan assetnya, hartanya, tabungannya aman atau tidak, berarti dia belum disebut orang yang sukses.

Orang miskin selalu melihat orang kaya sebagai orang sukses, melihat mobil mewah, rumah megah, kekayaan melimpah, pasti orang miskin akan mengatakan “lihatlah orang itu telah sukses dalam hidupnya”. Namun orang kaya akan berbalik, melihat orang miskin yang bahagia meski hanya makan dengan ikan asin, sayur seadanya, namun bisa bercanda dengan istri dan anaknya serta mensyukuri nikmat Tuhan, maka si kaya akan berkata ” lihatlah orang miskin itu, mereka bahagia meski tidak punya harta benda, tidak seperti aku…” jadi sebenarnya perbedaan sudut pandang inilah yang menyebabkan jurang pemisah. Yang bisa menjadi jawabannya adalah tanyakanlah pada hati kita masing-masing.

Bisa jadi kita adalah orang miskin yang sukses, atau orang kaya yang sejatinya adalah miskin. Orang kaya adalah orang yang tidak lagi merasa ingin memiliki sesuatu dalam hidupnya.

Hari ini jika anda merasa gagal, tidak ada alasan bagi anda untuk mencari-cari alasan. Belajarlah mensyukuri atas semua nikmat yang telah hari ini anda dapatkan.



5 Tips Bisnis untuk Roketkan Penjualan Anda


Produk yang berkualitas tidaklah cukup untuk mendongkrak tingkat penjualan produk anda, banyak faktor yang menentukan dalam sukses tidaknya suatu penjualan. Berikut akan dijelaskan tentang beberapa strategi meningkatkan penjualan produk :

1. Kenali produk anda
Anda adalah orang pertama yang mengetahui betul tentang produk yang anda jual. Anda harus mengetahui dengan pasti apa kelebihan dan kekurangan, fitur apa saja yang ada, apa yang bisa dikembangkan dan apa yang menjadi kendala dari produk anda. Jadi sebelum melakukan serangan gencar di promosi, kenali dulu dengan baik produk yang akan anda jual sehingga pengetahuan anda tentang produk menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan.

2. Permudah prosedur pembelian
Buat prosedur pembelian produk yang dapat dilakukan dengan mudah, aman dan nyaman. Pelanggan jangan disulitkan dengan hal-hal teknis yang dapat menghambat proses pembelian produk. Kalau bisa buat beberapa opsi cara pembelian sehingga memberikan keleluasaan kepada pelanggan untuk membeli sesuai keinginan.

3. Buat promosi yang efektif
Jangan hanya gencar melakukan promosi tapi buatlah promosi yang efektif, yaitu promosi yang mengena langsung kepada sasaran pemasaran. Tentukan segmen pasar mana yang akan anda bidik kemudian tentukan alat promosi yang paling efektif untuk menembus segmen pasar yang telah anda tentukan. Tentunya sangat berbeda pendekatan segmen pasar ibu rumah tangga dengan segmen wanita karir. Jadi jangan boroskan energi anda dengan promosi yang salah sasaran, buatlah promosi yang tembus langsung ke pelanggan yang anda bidik.

4. Kembangkan fitur produk secara berkelanjutan
Jangan anda matikan inovasi dalam pembuatan produk, tapi tetaplah mencari fitur apa yang bisa anda terapkan dalam produk yang dapat meningkatkan fungsi dan ketangguhan produk anda. Cara yang paling mudah adalah melihat kekuatan pesaing, pelajari dan terapkan kelebihannya dalam produk yang kita miliki.

5. Kenali strategi pesaing
Anda tidak sendirian dalam memasuki pasar, banyak pesaing yang lebih dahulu masuk kedalam pasar yang anda bidik. Jadi kenali pesaing dengan baik dan terapkan metode terbaik yang anda punya untuk bisa meningkatkan penjualan melebihi pesaing anda.

Dengan melakukan strategi penjualan yang benar maka penjualan produk akan terjadi peningkatkan, teruslah gali strategi-straegi baru karena pasar selalu berubah dan memerlukan cara pendekatan baru yang lebih efektif untuk meningkatkan penjualan produk anda.

Bisnis Lovebird yang Menguntungkan

Sebelum terjun untuk berbisnis Lovebird yang penting untuk dipertimbangkan adalah berapa banyak waktu dan energi yang kita miliki. Pembiakan burung Lovebird harus dalam kondisi puncak, artinya Lovebird tidak dapat melakukan diet biji, atau hanya atau terpaksa tinggal di kandang yang kotor. Maka itu penanganan bisnis Lovebird tidak bisa sambil lalu, harus disediakan waktu khusus. Karena burung hias yang satu ini harus diberikan diet sehat dengan banyak variasi. Sebuah campuran pelet pakan yang terbaik dan campuran biji berkualitas tinggi untuk pakan. Karena hanya sayuran segar dan biji-bijian yang akan membuat burung ini cukup sehat untuk bertelur dan membesarkan bayi Lovebird yang kuat.

Sifat Lovebird termasuk mudah akrab dengan manusia. Jika sudah merasa nyaman Lovebird akan rela bertengger di jari atau bahu. Beberapa Lovebird dapat belajar bicara, tapi banyak pula yang tidak. Ada kemungkinan mereka dapat belajar untuk menirukan suara manusia jika diajarkan sejak dini. Lovebird memiliki sifat cerewet karena di alam liar mereka terbiasa melakukan komunikasi dengan sesama spesiesnya untuk menjaga keutuhan kawanan. Kicauan burung Lovebird juga merupakan bentuk sinyal jika ada ancaman.

Sebelum beternak yang perlu Anda ketahui tentunya jenis kelamin Lovebird yang akan dikawinkan. Hal ini tidak mudah. Saat mengalami kematangan kelamin (sekitar satu tahun) tanda tanda kelamin baru terlihat. Di luar negeri, betina Lovebird ditandai dengan sifatnya merobek kertas dan memasukkannya ke dalam bulu sedangkan pejantan terlihat menyuapi atau memuntahkan makanan yang sudah dilumatnya. Tetapi perilaku ini juga tidak bisa jadi indikator yang akurat.

Secara fisik betina memiliki ruang panggul yang lebih besar daripada pejantan karena digunakan untuk bertelur. Tak ayal, burung betina cenderung menjadi tampak lebih lebar di pinggul. Saat melakukan perkawinan burung harus dalam kondisi prima.

Pertama-tama, mereka harus diberikan diet yang sehat dengan beragam menu. Campuran pelet yang baik, atau benih berkualitas tinggi diberikan dengan dicampur berbagai jenis sayuran segar, buah-buahan segar dalam jumlah tertentu dan biji-bijian yang sehat. Secara umum, pilih sayuran segar seperti wortel muda, kacang panjang, labu kuning atau oranye, kacang polong, brokoli, kacang polong, kubis bunga matahari, kecambah, kacang-kacangan, dan jagung segar. Jika burung enggan untuk mencoba, campurlah sayuran dengan biji bijian untuk beradaptasi. Sayuran harus mendapat porsi terbesar dari diet. Buah-buahan cukup diberikan sesekali. Gunakan hanya buah-buahan organik, dan cuci dengan baik untuk menghilangkan sisa-sisa pestisida.

Untuk pembuatan sangkar dan box untuk menetas bisa langsung beli jadi di pasar burung atau membuat sendiri. Nantinya, kalau sudah disatukan dan cocok burung ini akan bertelur. Proses  mengeram burung ini sekitar dua minggu dan pembesaran anakan sekitar 2,5 bulan.

Berikut harga pasaran sepasang Loverbird berdasar data yang dihimpun di beberapa pasar burung di Jakarta:
-Lovebird topi merah, Rp 1.300.000/pasang
-Lovebird topi kuning, Rp 300.000/pasang
-Lovebird topi hijau, Rp 350.000/pasang
-Lovebird topi hitam/abu, Rp 350.000/pasang
-Lovebird topi pastel, Rp 400.000/pasang

Sumber Referensinya : ciputraentrepreneurship.com

Tips Bisnis ala Ritel AS


James (Jim) Sinegal, pemilik toko ritel terbesar kelima di Amerika Serikat dan terbesar ke-11 di dunia, Costco, memberikan delapan tips untuk para enterpreneur yang ingin terjun dalam bisnis ritel.

Seperti dikutip dalam laman Youngentrepreneur.com, Jim menjelaskan kesuksesan Costco mencapai laba bersih sebesar US$1,09 miliar pada 2009 lalu.

Hal itu, menurutnya, disebabkan karena Costco menawarkan harga lebih rendah dan lebih baik dibandingkan toko ritel lainnya karena menghilangkan biaya operasional toko ritel konvensional seperti tenaga penjual, bangunan yang mewah, hingga layanan pengiriman.

Costco mencetak rekor dengan penjualan yang tumbuh dari nol ke US$3 miliar dalam kurang dari enam tahun. Tahun fiskal 31 Desember 2009, total penjualan perusahaan mencapai US$71,42 miliar dengan keuntungan bersih US$1,09 miliar. Pada 2010 lalu, Costco berada di urutan 25 Fortune 500.

Berikut 8 tips dari Jim Sinegal:

1. Jadikan kosumen sebagai raja
Hal ini adalah wajib. Harga jual roti hot dog di Costco sebesar US$1,5 per potong tidak pernah berubah selama 15 tahun. Untuk menjaga agar harga hot dog tetap murah, Costco membuat sendiri roti dan daging sehingga satu potong hot dog Costco 100 persen produk hasil Costco.

"Terlepas dari kenyataan bahwa sebagian besar pelanggan tidak menghiraukan kenaikan harga yang lambat, tetapi tidak menaikkan harga akan membuat konsumen menjadi loyal," katanya.

2. Buang yang tidak perlu
Toko ritel Costco berkonsep gudang dengan lantai beton dan berbentuk kotak sehingga tidak memerlukan biaya lebih untuk dekorasi. Buatlah toko Anda dengan rak sederhana, namun kokoh agar konsumen dapat dengan nyaman menarik barang keluar dari rak.

3. Hilangkan layanan antar
Dengan menghilangkan layanan antar dan mengajak konsumen untuk membawa sendiri barang belanjaannya, seperti meja rias ke rumahnya, konsumen dapat menghemat biaya hingga ratusan dolar. Dalam setiap toko, Costco hanya menyediakan keranjang besar beroda untuk memudahkan dalam memasukkan barang ke mobil konsumen.

4. Tawarkan barang terbaik ke konsumen
Sebagai penjual yang baik, Anda harus menawarkan barang terbaik yang Anda jual tapi dengan harga yang murah kepada konsumen. Hal ini membuat konsumen menjadi loyal berbelanja di toko anda.

5. Buat merek sendiri
Salah satu keberhasilan Costco adalah membuat merek sendiri, Kirkland. Produk ini merupakan keputusan terbaik, karena merek Kirkland menawarkan kualitas yang lebih bagus dibandingkan dengan barang sejenis tapi dengan harga yang lebih murah.

6. Menghargai karyawan
Saat ini, Costco mempekerjakan sekitar 142 ribu pekerja penuh dan paruh waktu dan Jim selaku pemilik Costco selalu memperhatikan kondisi karyawannya. Costco memberikan asuransi medis dan subsidi kesehatan untuk keluarga karyawan .

Selain asuransi, Costco selalu mengutamakan promosi karyawan yang telah lama bekerja dari bawah daripada membajak dari perusahaan lain. "Sebagian besar manajer Costco pada awalnya merupakan staf karyawan toko," katanya.

7. Meningkatkan kemampuan suplier
Berbeda dengan toko ritel lainnya, Costco selalu membantu para suplier untuk menjalankan bisnis suplier lebih baik. Perusahaan memiliki komitmen agar para suplier mengembangkan diri untuk memasok barang-barang lain.

8. Tidak lupa kacang kepada kulitnya
Walaupun Costco telah berkembang pesat selama beberapa dekade terakhir, filosofi dan nilai Costco tidak pernah berubah semenjak perusahaan ini didirikan.

Sumber Referensi : ciputraentrepreneurship.com

Menjadi Jutawan Karena Usaha Gorengan


Kendati usianya masih muda, Riyadh Ramadhan sudah berani memulai usaha. Di usia 19 tahun, ia sudah memiliki bisnis gorengan di Surabaya dengan omzet ratusan juta per bulan. Bisnis ini dirintisnya tahun 2009, saat ia masih berusia 16 tahun.

gocrunz0812Saat itu, ia baru duduk di kelas satu sekolah menengah atas (SMA). Lantaran usianya yang masih belia, ia pernah dinobatkan sebagai Entrepreneur Termuda 2010 versi Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.

Riyadh memulai bisnis secara autodidak. Semua berawal dari kegemarannya memasak. Suatu ketika, naluri bisnisnya bangkit setelah melihat peluang usaha gorengan. "Saya melihat di Surabaya banyak penjual gorengan, lalu saya berpikir untuk membikin sendiri," kata Riyadh.

Keinginan untuk berbisnis itu kemudian diutarakannya kepada kedua orangtuanya. Walau masih muda, orangtua Riyadh menyambut baik keinginan anaknya itu untuk berbisnis. Kebetulan, orangtua Riyadh memang memiliki jiwa bisnis.

Mereka berprofesi sebagai wiraswasta. Namun, usaha yang mereka kelola bukan bergerak di bidang makanan. "Mereka mengelola lembaga pendidikan," ujar Riyadh.

Tekad Riyadh Ramadhan untuk memiliki bisnis di usia muda sangat kuat. Karena tekad yang kuat itu, ia pun tak risih meski harus harus memulai usaha dari menjajakan gorengan di sekolahnya.

Riyadh memang mengawali kesuksesan bisnisnya sebagai penjual gorengan. Pertama menjadi penjual gorengan, dia membidik teman-teman sekelasnya sebagai konsumen.

Setiap jam istirahat sekolah, Riyadh tidak sungkan mengeluarkan dagangan yang ia bawa setiap hari dari rumah. Sebagai remaja yang baru duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA), sebenarnya dia agak canggung dan malu berjualan di sekolahnya.

Apalagi, Riyadh juga sering menjadi bahan olok-olokan dari teman-teman sekolahnya. "Beberapa nada sumbang berupa ejekan sempat terdengar dari teman," kenangnya.

Bukannya berhenti, makin lama makin banyak teman yang mengejeknya sebagai penjual gorengan. Awalnya, ia sempat minder dan ingin mundur dari bisnisnya itu.

Namun, Riyadh tetap berpikir positif bahwa apa yang ia lakukan sudah tepat. Lagi pula, dia merasa tidak ada yang dirugikan dari bisnisnya itu.
Sementara bila mundur, keinginannya untuk memiliki usaha akan pupus. "Orangtua saya juga sering menguatkan mental saya untuk tidak mundur hanya karena mendapat ejekan dari teman," ujarnya.
Orangtua saya juga sering menguatkan mental saya untuk tidak mundur hanya karena mendapat ejekan dari teman

Atas dorongan orang tuanya, Riyadh berusaha membuang jauh-jauh semua perasaan sakit hati yang ia alami di sekolah. Namun, seiring berjalannya waktu, justru banyak temannya yang mulai menyukai gorengannya. Bahkan,teman-teman yang tidak sekelas dengannya juga ikutan meminati gorengan buatan Riyadh.

Lantaran pesanan gorengannya makin banyak, ia selalu berusaha bangun tidur lebih awal untuk mempersiapakan dagangannya. Riyadh selalu bangun tidur jam tiga dinihari setiap hari. Di pagi buta itu, dia menyiapkan semua bahan yang diperlukan, termasuk meracik sendiri tepung gorengannya. "Saya menjalani semuanya dengan semangat," katanya.

Selama setahun menjajakan gorengan di sekolah, ia pun mulai terpikir untuk mengembangkan usahanya. Hingga suatu saat Riyadh menemukan ide untuk membuka kafe di mal.

Lagi-lagi, orangtuanya mendukung penuh rencananya tersebut. Berbekal keuntungan usaha selama setahun serta sokongan dana dari orangtuanya, Riyadh pun mulai merintis pendirian kafe di salah satu mal di Surabaya.

Riyadh memberi nama kafe itu Go Crunz, yang sampai sekarang masih menjadi label usahanya. Di kafe itu ia menyediakan menu gorengan, seperti kentang, jamur, ayam, dan otak-otak ikan. Selain gorengan, ia juga menyediakan beragam pilihan minuman. Tak ingin mengecewakan orangtua yang sudah mendukungnya dan juga tanggung jawab terhadap diri sendiri karena uang tabungannya ludes untuk modal usaha, Riyadh pun total di bisnis ini.

Dengan label Go Crunz, ia menawarkan menu gorengan, seperti kentang, jamur, dan ayam, hingga otak-otak ikan. "Total ada sembilan menu gorengan," katanya.

Gorengan itu dibanderol Rp 6.000-Rp 9.000 per kotak. Setiap kotak berisi empat sampai lima gorengan. Ternyata, banyak yang menyukai gorengan buatan Riyadh. Lalu dia membuka dua gerai lagi dengan konsep booth.

Dari ketiga gerai itu, total omzet yang didapatnya mencapai Rp 120 juta per bulan, dengan laba sekitar 40 persen dari omzet. Lantaran respon pasar positif, sejak tahun 2010, Riyadh resmi menawarkan kemitraan usaha. Saat ini, jumlah gerainya sudah 12 gerai.Perinciannya, tiga milik sendiri dan sisanya milik mitra. Mitra usahanya itu tersebar di beberapa kota, seperti Jakarta, Bekasi, Malang, hingga Balikpapan.

Dalam kemitraan ini, ia menawarkan dua paket investasi. Yakni, paket booth sebesar Rp 39 juta dan paket kafe Rp 110 juta. Berdasarkan pengalamannya, omzet paket booth ditargetkan Rp 500.000-Rp 700.000 per hari. Sementara paket kafe Rp 1,5 juta-Rp 2 juta per hari.Dalam kemitraan ini, ia memasok bumbu dan kemasan kepada seluruh mitra bisnisnya.

Guna mengembangkan usahanya, ia kemudian menawarkan kemitraan pada Oktober 2010. Guna menjaring mitra, Riyadh rajin mengikuti pameran waralaba di daerahnya.Kerja kerasnya tidak sia-sia. Di bulan pertama menawarkan kemitraan, ia sukses menjaring tujuh mitra.

Sukses di usia muda mungkin menjadi impian banyak orang, begitupun Riyadh Ramadhan. Ia tak menyangka, bisnisnya akan tumbuh cepat. Toh begitu, tak mudah membangun bisnis di usia belia.

Riyadh mengaku banyak kendala yang ia hadapi. Misal, ia sempat kesulitan membuat sistem manajerial usaha yang baik. Alhasil, ia sering gonta-ganti karyawan lantaran kinerja pegawainya tak memuaskan. "Karena usia saya yang lebih muda, banyak karyawan yang tak menghormati saya sebagai pimpinan, sehingga kinerja mereka tak maksimal," terangnya.

Tak kehabisan akal, Riyadh pun rajin melahap buku mengenai manajemen dan kepemimpinan. Ia pun kerap mengikuti ajang entrepreneurship bagi anak muda seusianya.

Meski tak menyabet predikat sebagai juara, Riyadh tak berkecil hati. "Tujuan utamanya bukan juara, tapi lebih pada pembelajaran karakter dan jiwa kepemimpinan dari para pengusaha muda," ungkapnya.

Bukan sekadar memetik ilmu, dari ajang kompetisi itu Riyadh juga bisa membuka jaringan yang lebih luas. Dari situ, ia mulai belajar akan pentingnya manajerial usaha agar usaha makin berkembang. "Dalam usaha, pemasaran memang penting tapi belajar menjadi seorang pimpinan yang baik juga tak kalah penting," katanya.

Dari kompetisi tersebut, Riyadh mengaku pikirannya kian terbuka. Masih banyak pekerjaan 
rumah yang harus ia benahi, terutama manajemen usaha. Hal utama yang langsung Riyadh lakukan adalah mengubah gaya kepemimpinannya.

Riyadh bilang, ia sekarang lebih tegas namun bukan berarti berubah jadi pribadi yang galak dan ditakuti karyawannya. Selain itu, ia mencoba menerapkan metode kekeluargaan dalam manajemen Go Crunz.

Dengan perubahan gaya kepemimpinan itu, sekarang manajemen usahanya jauh lebih solid. "Dalam beberapa bulan terakhir, tidak ada lagi gonta-ganti karyawan," jelasnya.

Bukan itu saja, menyadari bahwa ia adalah principal dari sebuah brand yang juga melibatkan orang lain, Riyadh menganggap semua mitra usahanya merupakan saudara dekatnya. Hal ini pula yang membuat dia cenderung lebih selektif memilih mitra usaha.

Salah satu patokannya memilih mitra adalah merasa klop saat pertama kali bertemu dengan calon mitra. "Jadi ada chemistry dalam berkomunikasi," ungkap mahasiswa jurusan Desain Manajemen IBMT International University ini.

Insting itulah yang akhirnya membuat Riyadh memiliki sembilan mitra. Dia mengklaim semuanya loyal dan memenuhi ekspektasi membesarkan franchise Go Crunz.

Kendati bisnisnya makin mengembang, tak membuat Riyadh cepat puas. Ia mengatakan, masih harus terus belajar agar usaha kian membesar. Ia pun menyimpan mimpi bahwa merek Go Crunz dalam beberapa tahun ke depan bisa go international seperti Kebab Baba Rafi milik Hendy Setiono. Ia menyebut Hendy sebagai mentor andal dan telah menginspirasi dirinya.


Sumber Referensi : ciputraentrepreneurship.com
Sumber Gambar : http://www.ciputraentrepreneurship.com/images/stories/news/agst12/gocrunz0812.jpg

Tips Memulai Usaha Warnet


Memulai usaha  warnet (warung internet) perlu keberanian, pengetahuan dan paling penting adalah informasi. Hal ni dkarenakan bisnis warnet adalah usaha jasa yang mengikuti informasi teknologi informasi yang semakin berkembang. Namun bila Anda ingin memulai bisnis warnet, Anda tak perlu khawatir karena internet sudah menjadi salah satu kebutuhan yang ‘pokok’ bagi sebagian besar masyarakat.

Pengusaha warnet pemula biasanya acap mengalami kendala untuk memulai bisnis ini, dikarenakan keterbatasan pengetahuan akan teknologi komputer, keterbatasan pengetahuannya akan jaringan sampai ke waktu yang cukup padat hingga tidak sempat untuk memulainya. Berikut, tips dan trik tentang bagaimana dan darimana sebaiknya kita memulai bisnis.

Situasi pertama yang harus kita perhatikan seksama adalah:
1. Pasar
Pastikan Anda menemukan satu tempat atau lokasi yang di kawasan itu memang masih jarang warnet dan kebutuhan akan internet memang cukup tinggi, misalkan lokasi yang di sekitarnya terdapat perkantoran, sekolah, kampus dll.

2. Daya listrik  
Kebutuhan daya listrik untuk bisnis ini tergolong membutuhkan daya listrik tinggi, minimal sekitar 2.500 watt (8-10 komputer). Carilah informasi ke PLN, tentang prosedur dan harga untuk penambahan daya. Jika poin ini sudah terpenuhi, silahkan lanjutkan ke langkah berikutnya.

3. Pemilihan warnet jenis game atau non-game 
Pilihan ini yang menuntut kita untuk terjun langsung ke lapangan, dengan mencari informasi tentang jenis warnet apa yang sekiranya tepat untuk dibuka. Banyak kejadian di mana kita terlalu gegabah memutuskan untuk membuka warnet jenis games di daerah pemukiman padat, memang animo peminat cukup tinggi, namun dengan itulah biasanya kita terbentur masalah baru, seperti larangan orangtua kepada anak-anaknya, masyarakat yang menegur kita, ataupun kesulitan untuk membuka warnet 24 jam dikarenakan lokasi yang berada di daerah pemukiman.

Agar terhindar dari masalah diatas maka lokasi seperti : ruko, kios, lokasi pinggiran jalan raya adalah lokasi yang tepat.

Berbeda dengan warnet jenis non-games, pilihan ini lebih ‘luwes’ dan fleksible. Karena tujuan kita membangun warnet tersebut memang untuk menyediakan fasilitas layanan internet di sekitar kita, seperti untuk penunjang para pelajar, bukan tempat yang hanya digunakan untuk bermain game saja. Tentu ini lebih banyak kandungan nilai positifnya. Banyak warnet jenis non-games yang bisa menjadi besar dan ramai. Adalah service dari warnet itu sendiri yang menunjang, pelayanan yang baik dan yang pasti adalah kecepatan koneksi, kenyamanan ruangan dan masih banyak lagi. Jadi untuk warnet jenis non-games ini kita bisa lebih mudah untuk penentuan lokasinya.

Untuk menunjang hal-hal diatas, kita memerlukan satu paket warnet yang bermutu dan berkualitas, seperti:
1. Komputer 
Komputer yang akan kita pilih untuk setiap pelanggan haruslah memenuhi persyaratan yang baik, bukannya asal komputer yang penting murah. Komputer yang baik adalah komputer yang mampu menjalankan aplikasi-aplikasi baru saat ini ini. Komputer yang baik adalah komputer yang fisik dari hardware itu sendiri masih bisa bertahan minimal 4 tahun ke depan. 

2. Bilik 

Adakalanya kita membutuhkan privasi kita dihormati. Sama halnya dengan warnet, berilah kenyamanan privasi kepada setiap konsumen Anda. Berilah ruang yang sekiranya mereka bisa nyaman bermain, hingga akhirnya betah berlama-lama. Namun satu hal perlu diperhatikan, hindari pembuatan bilik yang 70% tertutup, hal ini untuk menghindari penyalahgunaan tempat. 

3. Pelayanan 

Pelayanan yang baik adalah warnet yang lengkap fasilitasnya. Warnet yang bisa menyediakan minuman dingin, snack, toilet bahkan mushola. Warnet yang menyediakan jasa seperti printer, scanner, cetak photo dan masih banyak lagi. Salah satu faktor yang harus diperhatikan adalah operator warnet, cari operator yang berpengalaman atau paling tidak memiliki pengetahuan tentang komputer dan sudah terbiasa menggunakan komputer. Hal ini akan mempermudah dalam perawatan dan penanganan jika suatu saat terjadi masalah pada warnet Anda. 

Sumber Referensi : ciputraentrepreneurship.com

Postingan Populer

Postingan Terbaru

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Bisnis.kus - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger